Jeddah, Arab Saudi, 9 Januari 2026,—- Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Bapak Dr. Abdul Aziz Ahmad menyambut langsung kedatangan KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) yang membawa prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL di Jeddah Islamic Port, Arab Saudi. Kamis (08/01) kemarin.


โDalam penyambutan tersebut, Dubes RI didampingi oleh sejumlah pejabat penting dari perwakilan RI di Arab Saudi, di antaranya HOC KJRI Jeddah Yusron B Ambary, Athan Riyadh Brigjen TNI Eri Nasuhi, Athal Riyadh Kolonel Laut (E) Arsyam Wahid, Colonel Ahmed Al Ghamidi (Royal Saudi Naval Force Western Fleet), Mayor Eng. Abdul Majid (Royal Saudi Coastguard Jeddah Islamic Port), HS KJRI Jeddah, staf kantor Athan Riyadh serta staf KJRI Jeddah.


Dalam sambutannya di atas geladak heli, Dubes LBBP RI Arab Saudi menyampaikan rasa terima kasih dan bangganya atas profesionalisme yang ditunjukkan oleh Satgas yang dipimpin oleh Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah dalam keberhasilannyaa menjaga perdamaian di perairan Mediterania.


โ”Kehadiran kalian di Jeddah bukan sekadar singgah, namun merupakan kepulangan pahlawan perdamaian. Prestasi dalam melakukan operasional maritim serta diplomasi militer dengan Angkatan Laut Lebanon telah memperkuat posisi tawar Indonesia di mata dunia,” tegas Dubes.
Setelah memberikan sambutan, Dubes RI LBBP Arab Saudi beserta rombongan berkesempatan melaksanakan ship tour di atas KRI Sultan Iskandar Muda (SIM-367). Dalam peninjauan ini, Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL menjelaskan berbagai fungsi instrumen kapal, mulai dari Anjungan Kapal, Pusat Informasi Tempur (PIT) serta melihat langsung unsur udara yang dibawa yaitu helikoper AS 565 Mbe Panther HS-1306 yang berada di geladak heli.


Kedatangan unsur laut TNI ini merupakan bagian dari perjalanan kembali ke tanah air (re-deployment) setelah menyelesaikan pengabdian sebagai misi perdamaian dibawah bendera PBB di Lebanon selama satu tahun lamanya. Selama di Jeddah, selain melakukan kegiatan diplomatik, Satgas juga melaksanakan bekal ulang logistik (logistik cair dan bahan makanan) untuk memastikan kesiapan kapal dalam menempuh sisa perjalanan panjang melintasi Samudra Hindia serta melaksanakan ibadah Umrah bagi prajurit yang beragama Islam.
