Soeharto Camp – POB Komanda – 6-7 Maret 2026
Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan kemampuan taktis di wilayah operasional, SATGAS INDORDB XXXIX-G MONUSCO menggelar latihan bersama (Joint Training) dengan angkatan bersenjata Republik Demokratik Kongo (FARDC) di Soeharto Camp, POB Komanda. Latihan yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 6 hingga 7 Maret 2026 ini, melibatkan sedikitnya 40 personel gabungan dari kedua belah pihak.




Pada hari pertama, materi latihan difokuskan pada penguasaan taktis kendaraan tempur (Ranpur), prosedur evakuasi medis (Casevac/Medevac), serta pengenalan alat komunikasi (Alkom). Intensitas latihan berlanjut di hari kedua dengan pendalaman materi alat optik (Aloptik), navigasi darat menggunakan GPS, dan penguatan kemampuan bela diri. Sesi ini bertujuan untuk memastikan setiap prajurit memiliki kesamaan persepsi dan pola tindak saat menghadapi dinamika ancaman di lapangan.


Danki POB Komanda menyatakan bahwa latihan ini bukan sekadar peningkatan kemampuan teknis, melainkan fondasi penting dalam membangun kepercayaan (trust building) dan solidaritas antar-pasukan. “Melalui latihan ini, kita menyamakan SOP (Standard Operating Procedure) agar koordinasi di Area of Responsibility (AOR) semakin solid dan efektif, terutama dalam menghadapi potensi ancaman keamanan secara terpadu,” ujarnya.

Meskipun berjalan dengan aman dan lancar, hasil evaluasi menekankan pentingnya peningkatan pemahaman bahasa kerja dan latihan komunikasi radio secara berkala untuk meminimalisir miskomunikasi di masa mendatang. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin guna menjaga kesiapan operasional dan mempererat hubungan diplomasi militer antara Indonesia dan Kongo dalam misi perdamaian dunia.
