DESA BAVONKUTU – DEMOCRATIC REPUBLIC OF CONGO – POB KOMANDA ( 16-04-2026 )
Proyek Pembangunan Jembatan merupakan QIP (QUICK IMPACT PROJECT) dari staf CIMIC (CIVIL MILITARY COORDINATION) yang merupakan bagian dari upaya melindungi warga sipil PROTECT OF CIVILIAN (POC) yang merupakan mandat dari peacekeeper. Pembangunan Jembatan Masinda ini memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah Bavonkutu, untuk memperlancar akses jalan dan juga sebagai penghubung antara Desa Bavonkutu dan Desa Mukasila yang sebelumnya sulit bagi warga untuk dilewati karena harus menyeberangi sungai. Sebagai jalur utama, Jembatan Masinda ini berada dibawah kepemimpinan komunitas Chieffery Walese-Vonkutu.


Pembangunan Jembatan Masinda dimulai pada hari Senin, tanggal 24 November 2025, oleh Satgas INDORDB 39G Monusco setelah diserah terimakan di staf CIMIC NS dan kemudian satgas mengajukan perubahan pelebaran jembatan dan desain dan mendapat persetujuan dan dukungan dari masyarakat setempat. Dibawah pengawasan Mayor Inf Depari selaku Komandan Kompi sekaligus Penanggung jawab karena berada dibawah Area of Responsibility Komanda, yang dikerjakan langsung oleh Tim Zeni INDORDB 39-G dpp Kapten Czi Deni beserta 20 personel dengan durasi pengerjaan kurang lebih 5 Bulan.





Proyek QIP CIMIC INDORDB XXXIX-G MONUSCO (QUICK IMPACT PROJECT) ini telah diresmikan hari ini oleh Perwakilan Monusco yaitu Head Of Office (HOO)dan Bupati Irumu , dihadiri juga oleh PID NS, Political Affairs, Human Rights, UNDSS FSCO , Local Authority Of Irumu , All Chief Village dll mendapatkan banyak apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat , pemerintah sipil dan Monusco . Mandat MONUSCO dalam perlindungan masyarakat sipil (Protection of Civilians POC) terealiasasi dengan adanya proyek Jembatan Masinda karena MONUSCO mudah melakukan patroli harian khususnya di wilayah Barat yang dikenal dengan tingkat sentimen anti-MONUSCO yang tinggi. Pembangunan jembatan ini juga memperoleh penerima manfaat sekitar 15.000 orang. Pembangunan jembatan juga akan sangat membantu masyarakat agar mobilitas penduduk menjadi lebih mudah dan lancar, serta dapat meningkatkan perekonomian setempat.


