Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI (PMPP TNI) yang diwakili Wakil Komandan PMPP TNI, Brigjen TNI Dikdik Setiadi, S.H., secara resmi membuka United Nations Comprehensive Protection of Civilian (UN CPOC) Course di Auditorium PMPP TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (18/5/2026).



Kursus yang berlangsung pada 18–22 Mei 2026 tersebut diikuti oleh 36 peserta dari berbagai negara, antara lain Bangladesh, Fiji, Indonesia, Malaysia, Mongolia, Vietnam dan Thailand.
Kegiatan UN CPOC menekankan pentingnya pemahaman multidimensi terhadap isu-isu global serta peran Indonesia dalam mendukung perdamaian dunia, khususnya terkait perlindungan penduduk sipil di wilayah konflik.



Dalam sambutannya, Komandan PMPP TNI menegaskan bahwa perlindungan warga sipil merupakan inti utama dalam operasi pemeliharaan perdamaian. Di tengah konflik yang menyebabkan jutaan warga sipil mengungsi, personel penjaga perdamaian dituntut memiliki kemampuan dan kesiapan untuk melindungi kelompok rentan secara efektif.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama yang turut dihadiri Mr. Florent Savard, Miss Emilie Corkery, dan LtCol Simon Bowser selaku DMTC Training Officers, serta Perwakilan pejabat utama dan Perwira Instruktur PMPP TNI.
