(+62 21) 2933 8851
 
info@pmpp-tni.mil.id

 

IPSC Complex Tangkil Village, Citeureup, Sentul, Bogor, West Java 16810

SATGAS MTF TNI KONGA XXVIII-J UNIFIL LAKSANAKAN CONTINGEN OWNED EQUIPMENT INSPECTION

Beirut, Lebanon – Senin, 7 Mei 2018 – Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J UNIFIL melaksanakan Contingen Owned Equipment Inspection atau yang disingkat COE Inspection di Beirut Lebanon (07/05). COE Inspection merupakan kegiatan pemeriksaan perlengkapan pasukan PBB oleh staff officer UNIFIL. Tujuan COE Inspection adalah memastikan semua perlengkapan yang dimiliki KRI Usman Harun-359 dapat beroperasi sesuai LOA atau standard PBB sehingga Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J UNIFIL dapat melaksanakan operasi perdamaian dengan baik dan lancar. COE Inspection meliputi tiga apek pemeriksaan antara lain pemeriksaan kemampuan dan peralatan sesuai Letter Of Assist (LOA), pemeriksaan sarana penunjang kehidupan, pemeriksaan sarana kesehatan dan higienitas KRI Usman Harun-359 beserta prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J UNIFIL.

COE Inspection dilaksanakan setiap tiga bulan sekali, bertindak sebagai inspector pada COE Inspection yang ketiga ini adalah CDR Joachim perwakilan dari staff officer Maritime Operation (MAROPS) UNIFIL, CDR Ismail Sulucay sebagai inspector Officer UNIFIL. Pemeriksaan COE dilaksanakan di PIT (Pusat Informasi Tempur), Anjungan, MCSR (Machinary Control Ship Room), dapur, sick bay, life raft, sekoci dan akomodasi lainnya. Dalam pemeriksaan, CDR Joachim mengatakan KRI Usman Harun-359 adalah kapal perang yang bersih dan memiliki peralatan teknis yang baik sesuai LOA. Begitu pula, CDR Ismail Sulucay mengatakan KRI Usman Harun-359 memiliki akomodasi dan sarana kesehatan yang higienis sehingga pola hidup sehat dapat diterapkan prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J UNIFIL dengan baik.

Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J UNIFIL yang sekaligus Komandan KRI Usman Harun-359, Kolonel Laut (P) Alan Dahlan,S.H.,M.Si menyampaikan bahwa KRI Usman Harun-359 memiliki komponen-komponen perlengkapan teknis yang dapat diandalkan dalam melaksanakan tugas misi Perdamaian PBB.