Ett Taibee, Lebanon Selatan – Rabu, 1 Oktober 2025

Indobatt XXIII-S UNIFIL melalui Civil Military Coordination (CIMIC) memeriahkan kegiatan Pasar Kaget di Desa Ett Taibee, Lebanon Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat lokal serta menjadi salah satu upaya nyata untuk mendorong pertumbuhan perekonomian di wilayah tersebut pascakonflik.

Hal ini sejalan dengan implementasi tugas Satgas TNI sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB, yang tidak hanya berperan dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga turut berkontribusi membangun kedekatan dan hubungan harmonis dengan masyarakat setempat serta membantu mengatasi kesulitan sosial-ekonomi masyarakat.

Pada kegiatan pasar kaget kali ini, tercatat kurang lebih sebanyak 80 pedagang lokal ikut serta dan sekitar 100 orang pengunjung pasar, yang mayoritas berasal dari desa-desa di sekitar Ett Taibee.

Mereka menjual beragam kebutuhan sehari-hari, mulai dari hasil pertanian segar seperti sayuran dan buah-buahan, produk olahan lokal seperti roti tradisional, rempah-rempah, hingga pakaian, peralatan rumah tangga, dan kerajinan tangan khas Lebanon Selatan.

Berdasarkan pemantauan Staf CIMIC Indobatt, kegiatan ini mampu menciptakan perputaran uang diperkirakan mencapai 2.000 hingga 3.000 USD hanya dalam satu hari penyelenggaraan. Hal ini menjadi indikator positif dalam mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Dalam momen ini, masyarakat Ett Taibee menyambut kegiatan tersebut dengan penuh suka cita. Mereka memberikan apresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih kepada Satgas Indobatt, karena selain mendorong aktivitas ekonomi lokal, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan harmonis antara Satgas TNI dan warga Lebanon Selatan.

Melalui kegiatan kunjungan dan partisipasi dalam Pasar Kaget ini, Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL menegaskan kembali komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dengan membawa semangat persaudaraan, perdamaian, kepedulian, serta nilai kebersamaan dalam setiap pengabdian di daerah misi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *