Deputy Force Commander MINUSCA, Mayor Jenderal TNI Maychel Asmi, P.S.C, S.E., M.Han., melaksanakan peninjauan keamanan di dua jalur strategis: MSR 1 bersama Egyptian Battalion dan MSR 2 bersama Rwandan Battalion. Kunjungan lapangan ini berfokus pada kesiapan pengamanan, pola patroli, serta interoperabilitas antarkontingen untuk mendukung penyelenggaraan Pemilihan Umum di Republik Afrika Tengah secara aman dan tertib.

Selama peninjauan, DFC menekankan koordinasi komando-kendali, prosedur respons insiden, serta dukungan mobilitas dan medis di sepanjang kedua MSR. Setiap kontingen memaparkan rencana pengamanan TPS, pengawalan logistik, dan penguatan pos-pos kunci. Langkah ini memastikan kesiapan operasional terukur dan sinergi efektif antara unsur militer dan kepolisian PBB menjelang hari pemungutan suara.

Mayor Jenderal TNI Maychel Asmi merupakan perwira tinggi Indonesia pertama yang dipercaya PBB menjabat Deputy Force Commander MINUSCA, sebuah posisi strategis yang memimpin dan menyinergikan operasi multinasional di wilayah misi. MINUSCA sendiri menempatkan sekitar 15.000 personel berseragam (militer dan polisi), dan didukung oleh puluhan negara penyumbang pasukan dan polisi, dengan kekuatan yang diperbarui melalui laporan bulanan resmi PBB.

Peninjauan ini menegaskan komitmen TNI dalam misi perdamaian dunia: hadir, memimpin, dan memberikan dampak nyata bagi stabilitas demokrasi di Republik Afrika Tengah. Dalam semangat HUT TNI ke-80, kiprah pasukan perdamaian Indonesia terus mengharumkan nama bangsa sekaligus memperkuat kepercayaan internasional terhadap profesionalisme TNI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *