Lebanon, 6 Januari 2026,—- Dermaga no. 4 Pelabuhan Beirut, Lebanon menjadi saksi bisu momen emosional sekaligus membanggakan pada Senin (05/01) kemarin. Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL resmi mengakhiri masa tugasnya dengan penghormatan luar biasa dari pimpinan tertinggi misi perdamaian dunia di Lebanon.

Momen ini menjadi sangat istimewa dengan kehadiran Deputy Military Adviser UNIFIL, Lieutenant General Cheryl Pearce. Jenderal bintang tiga tersebut secara khusus menempuh perjalanan jauh dari Markas Besar PBB di New York menuju Lebanon, dengan salah satu agendanya melepas keberangkatan para prajurit “Garuda” kembali ke tanah air sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas capaian misi KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367).

โ€‹Kehadiran petinggi militer dari New York ini bukan tanpa alasan. Hal tersebut merupakan bentuk pengakuan tertinggi PBB atas dedikasi dan standar profesionalisme yang ditunjukkan oleh personel TNI AL selama menjaga stabilitas keamanan di perairan Lebanon.

Lieutenant General Cheryl Pearce bersama Force Commander (FC) UNIFIL Major General Diodato Abagnara melangkah ke atas geladak heli KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) untuk memberikan apresiasi langsung kepada seluruh prajurit.

Dalam sambutannya di atas geladak KRI, Lieutenant General Cheryl Pearce memberikan apresiasi mendalam dengan menegaskan bahwa Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL bukan sekadar menjalankan patroli rutin, melainkan telah menjadi standar emas (benchmark) bagi pasukan perdamaian laut dunia.

โ€‹”Saya datang langsung dari New York untuk menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. Kalian bukan hanya menjaga perairan, tetapi kalian adalah ‘Wajah Perdamaian’ yang tangguh. Profesionalisme luar biasa yang kalian tunjukkan di bawah bendera PBB telah memberikan rasa aman yang nyata bagi warga Lebanon dan stabilitas bagi kawasan yang penuh tantangan ini,” tegas Lieutenant General Cheryl Pearce.

Acara yang dihadiri pula oleh Force Commander UNIFIL Major General Diodato Abagnara ini diwarnai dengan tradisi militer yang kental. Puncak acara ditandai dengan penyerahan bendera UN dari Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah kepada UNIFIL, diikuti pertukaran cindera mata sebagai simbol persahabatan abadi antara TNI dan PBB.
โ€‹
Suasana haru menyelimuti pelabuhan saat prosesi “Farewell”. Lieutenant General Cheryl Pearce didampingi Dubes RI LBBP Lebanon H.E. Dicky Komar, Force Commander UNIFIL, MTF Commander RADM Stephan Plath, serta LAF Navy Commander Admiral Mustafa Al-Ali berdiri berjajar di dermaga. Mereka memberikan penghormatan terakhir saat KRI Sultan Iskandar Muda-367 perlahan bergerak meninggalkan Pelabuhan Beirut untuk menempuh perjalanan panjang kembali ke Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *