Kafer Kela, Lebanon Selatan โ€“ 4 November 2025

Personel Kompi Alpha United Nations Position (UNP) 9-15 Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-S/UNIFIL berhasil menemukan Unexploded Ordnance (UXO) saat melaksanakan patroli rutin di sepanjang Blue Line Reference E 200 di wilayah Area of Responsibility (AOR) Indobatt, Lebanon Selatan.

Kegiatan patroli tersebut dipimpin oleh Sertu Ariandi (Dantim) dengan didampingi oleh Kopda Eko Septianto (Wadantim), serta personel lainnya yaitu Praka Nurman Fajri, Praka Baharain Bima Sakti, Praka Marinir Muhamad Fauzi, Praka Steven Viktor, Kopka Marinir Fujiono (Driver), dan Koptu Marinir Yasin (Driver).

Patroli diawali dengan keberangkatan tim dari UNP 9-15 menuju titik pengecekan (pckp) REF E 200. Setelah beberapa jam perjalanan, tim menerima perintah dari Tactical Operations Center (TOC) UNP 9-15 untuk berhenti dan menunggu rombongan Komandan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL yang akan melintas di persimpangan menuju REF E 200 guna menyerahkan serpihan ledakan yang sebelumnya terjadi di dalam Compound UNP 9-15.

Setibanya di persimpangan tersebut, tim patroli berhenti di samping sebuah bangunan yang telah runtuh akibat ledakan sebelumnya. Saat melakukan pengamatan di sekitar lokasi, personel menemukan satu buah UXO yang berada di atas reruntuhan bangunan tersebut.

Menindaklanjuti temuan itu, tim segera melakukan dokumentasi dari dalam kendaraan sesuai prosedur keselamatan, kemudian melaporkan hasil temuan ke TOC UNP 9-15. Selanjutnya, laporan juga diteruskan kepada patroli Lebanese Armed Forces (LAF) yang berada di sektor yang sama.

Setelah menerima informasi, LAF melaporkan temuan tersebut kepada tim Explosive Ordnance Disposal (EOD) LAF untuk tindakan lanjutan. Tidak lama kemudian, personel LAF meninggalkan lokasi setelah melakukan koordinasi awal. Berdasarkan petunjuk dari TOC, tim patroli Indobatt diperintahkan untuk kembali ke UNP 9-15 dengan tetap memperhatikan faktor keamanan di sekitar area penemuan.

Komandan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL, Kolonel Inf Raja Gunung Nasution, S.I.P., M.H.I., memberikan apresiasi kepada seluruh personel tim patroli atas kewaspadaan, ketelitian, dan kepatuhan terhadap SOP UNIFIL dalam melaksanakan tugas di lapangan.

โ€œKedisiplinan dan ketelitian prajurit di lapangan menjadi kunci utama keselamatan, baik bagi personel maupun masyarakat sekitar. Setiap temuan seperti ini harus selalu ditangani sesuai protokol UNIFIL agar tidak menimbulkan bahaya di kemudian hari,โ€ ujarnya.

Atas profesionalisme dan kecepatan laporan yang dilakukan, Komandan Sector East UNIFIL Major General Ricardo Esteban Cabrejos turut memberikan apresiasi kepada Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL, khususnya kepada tim patroli UNP 9-15, karena telah menjalankan prosedur keamanan dengan tepat dan berkontribusi menjaga keselamatan serta stabilitas di area Blue Line.

Penemuan UXO ini sekaligus menegaskan komitmen Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL dalam melaksanakan mandat Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701, menjaga stabilitas keamanan di Lebanon Selatan, memperkuat kerja sama dengan LAF, serta melindungi masyarakat sipil dari ancaman sisa-sisa perang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *