Lebanon Selatan, 20 Oktober 2025

Tim Military Community Outreach Unit (MCOU) yang terdiri dari Kapten Firnando, Kapten Imam, Sersan Wasis, Sersan Zahra, Sersan Jazilah dan Kopral Rifan didampingi asisten bahasa Sabrine menggelar kegiatan Program Edukasi di desa Tura Lebanon Selatan.

Kepala sekolah, Bapak Ali Dhaini, mengungkapkan secara mendalam dampak kehancuran terhadap desa dan infrastruktur pendidikannya. Lima puluh rumah hancur dan dua puluh tiga warga kehilangan nyawa selama perang. Sekolah desa, yang sebelumnya beroperasi di dua gedung, mengalami kerusakan parah, satu gedung hancur total, sementara gedung lainnya rusak berat.

Meskipun pemerintah telah memberikan bantuan untuk perbaikan infrastruktur, Bapak Dhaini menjelaskan bahwa bantuan tersebut terbatas pada pemulihan fisik saja. Sekolah masih menghadapi kekurangan peralatan kantor dan pendidikan, termasuk mesin fotokopi dan bahan ajar.

Di tengah kegiatan kunjungan, tim mengenalkan UNIFIL kepada siswa-siswi dan memberikan pembelajaran melalui permainan, mewarnai untuk membangun kembali karakter dan semangat belajar ditengah konflik. Selain itu, Tim juga memberikan peralatan sekolah kepada siswa dan siswi yang hadir.

Bapak Dhaini menutup pertemuan dengan menyampaikan apresiasi mendalam atas keberadaan UNIFIL di Lebanon. Ia mengakui adanya keterbatasan operasional misi tersebut selama konflik, namun menegaskan bahwa masyarakat memandang UNIFIL sebagai pihak yang tak tergantikan dalam menjaga perdamaian dan stabilitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *