Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Mayjen TNI Taufik Budi Santoso, S.Hub.Int., M.H.I., yang pada kesempatan ini diwakili oleh Direktur Pembinaan Perencanaan (Dirbinren) PMPP TNI, Kolonel Adm Fauzan Zuhdi, secara resmi membuka kegiatan Women Peacekeeper and Security (WPS) Course yang diselenggarakan di Auditorium PMPP TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 10 November 2025.

Kegiatan yang akan berlangsung pada 10 -14 November 2025 diikuti oleh 32 peserta dari negara-negara sahabat, antara lain Filipina, Indonesia, Malaysia, Timor Leste, dan Vietnam.
Workshop ini merupakan hasil kerja sama antara PMPP TNI dengan Defence Military Training Cooperation (DMTC) dari Kanada.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Dirbinren PMPP TNI, Komandan PMPP TNI menyampaikan bahwa Women Peacekeeper and Security (WPS) Course bertujuan sebagai wadah advokasi untuk mendorong integrasi peran perempuan dalam lingkungan militer dan misi perdamaian dunia.
Ditekankan pula bahwa integrasi perempuan ke dalam institusi militer bukan semata-mata tentang kesetaraan gender, melainkan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas, profesionalisme, serta kinerja organisasi secara keseluruhan.

Mengakhiri sambutannya, Komandan PMPP TNI berpesan, โ€œMelalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu menunjukkan secara nyata manfaat dari peningkatan efektivitas organisasi melalui peran aktif dan partisipasi perempuan, baik di satuan masing-masing maupun di daerah misi perdamaian.โ€

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan Pejabat Utama PMPP TNI, Atase Pertahanan Kanada, Letkol Andre Gloumeu, serta Direktur Kingston, Dr. Alan Okros, beserta tim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *