Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Taufik Budi Santoso, S.Hub.Int. M.H.I. yang diwakili oleh Wakil Komandan PMPP TNI Marsma TNI Victor R. C. J. George, S.I.P., M.P.A.C.S., M.M.A., M.B.A., secara resmi membuka United Nations Comprehensive Protection of Civilian (UN CPOC) Course didampingi oleh Pejabat Utama PMPP TNI diantaranya Inspektur PMPP TNI (Kolonel Laut (E) Jasman, S.T., M.Tr.Hanla.), Dirbinpers PMPP TNI (Kolonel Kav Afkar Mulya, S.E.), Dirbinren PMPP TNI (Kolonel Adm Fauzan Zuhdi), Dirbinops PMPP TNI(Kolonel Inf Untung Prayitno, S.I.P., M.Han.), Dirbinlog PMPP TNI (Kolonel Laut(P) Henri Siswo Sulaksono, M.M.), Dirbinkersin PMPP TNI (Kolonel Inf Parada Warta Nusantara Tampubolon, S.H., M.I.P. ), Dan PSOPP PMPP TNI (Kolonel Adm Adi Hartanto, S.E., M.Si.), Dandenma PMPP TNI (Kolonel Arm M. Asik, S.Pd.) di Auditorium PMPP TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (18/08/2025).




Kursus ini dilaksanakan pada tanggal 18 s.d 22 Agustus 2025 yang diikuti 36 peserta kursus dari beberapa negara seperti Bangladesh, Mongolia, Malaysia, Filipina, Thailand, Nepal, Vietnam, Pakistan, Fiji, Timor Leste dan Indonesia. UN CPOC merupakan hasil kerjasama antara TNI dengan Kemenlu RI yang berfokus pada operational dan tactical level. Program ini menyoroti pentingnya pemahaman multidimensi dalam isu-isu global dan peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia, khususnya dalam konteks perlindungan penduduk sipil di daerah konflik.


Materi secara umum membahas teori, lessons learned dan challenges yang berkaitan dengan apa dan bagaimana pelaksanaan perlindungan penduduk sipil di daerah konflik oleh pasukan PBB serta pengenalan terhadap operasi perdamaian PBB secara komprehensif dengan fokus pada Mandate of a Peacekeeping Operation that Include the Need to Protect Vulnerable Civilian Population from Imminent Attack.


Turut hadir dalam acara Atase Pertahanan (Athan) Kanada, Colonel Stewart Taylor dan Staf jajaran.
