Lebanon Selatan, 22 September 2025,
Pada Senin, Tim Military Community Outreach Unit (MCOU) TCOT yang terdiri dari Sersan Kepala Feby, Sersan Dua Anwar dan Sersan Ale didampingi Asisten Bahasa Zhafer menggelar kegiatan Keterlibatan Pemimpin Lokal (LLE) dan Keterlibatan Masyarakat (CEW) di Desa Y30 Ayn Baal, Lebanon Selatan. Kedatangan tim disambut langsung oleh Wali Kota Hatem Basma bersama staf kotamadya, meskipun kondisi kantor dan beberapa bangunan masih rusak akibat serangan tahun lalu. Sepanjang jalan menuju lokasi, terlihat bendera Hizbullah dan Partai Amal, serta foto-foto para martir terpampang di depan bangunan yang hancur.



Dalam pertemuan, Wali Kota menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut sekaligus menyoroti minimnya bantuan dari pemerintah maupun PBB sejak serangan. Ia menjelaskan, bantuan terakhir yang diterima desa berasal dari PBB hampir sepuluh tahun lalu berupa penerangan lapangan sepak bola. Kini, warga memperbaiki rumah dan bangunan secara swadaya dengan sumber daya terbatas. Meski demikian, layanan dasar tetap berjalan, panel surya digunakan untuk listrik, tangki besar untuk air, dan pengelolaan sampah dianggap tidak menjadi masalah serius.


Dari sisi pendidikan dan kesehatan, Ayn Baal memiliki lima sekolah yang menampung sekitar 120 siswa per sekolah, serta akses darurat yang mudah menuju rumah sakit di Tyre. Namun, tantangan terbesar desa ini ada pada sistem pembuangan limbah yang membutuhkan biaya besar untuk perbaikan. Saat diskusi beralih pada mandat UNIFIL, wali kota meyakini keberadaannya akan tetap berlanjut hingga 2026 karena dianggap bagian penting bagi stabilitas Lebanon.




Usai pertemuan, tim melakukan CEW
dengan pembagian suvenir kepada warga.
Pedagang lokal, anak-anak, hingga warga yang mengundang untuk sekadar minum kopi, menunjukkan optimisme dan rasa kebersamaan serta mencerminkan eratnya hubungan yang terjalin antara UNIFIL dan warga. Dibandingkan desa lain, Ayn Baal menonjol karena ketangguhan dan kemandirian warganya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan semangat hidup meski berada di tengah situasi sulit.
