Lebanon Selatan, 17 September 2025
Tim Military Community Outreach Unit (MCOU) yang terdiri dari Mayor Zaenal, Sersan Satu Binar, Sersan Ale dan Sersan Ema didampingi Asisten Bahasa Sabrine menggelar Local Leader Engagement (LLE) berlangsung di kantor wali kota, Al Majadil (Y8). Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Mohammad Ali Rmeity dan Wakil Wali Kota Ali Salameh menyambut dengan hangat. Pertemuan ini menjadi kesempatan penting karena wali kota dan jajaran dewan kota baru saja terpilih, sekaligus menandai kunjungan kesepuluh UNIFIL ke kota tersebut.

Dalam dialognya, Wali Kota menyampaikan gambaran umum kondisi Al Majadil yang dihuni sekitar 8.000 penduduk. Sebagian besar warga tinggal tetap di desa, sementara sebagian kecil berada di luar negeri. Meski beberapa bangunan masih rusak akibat konflik, warga perlahan kembali ke rumah mereka. Namun, keterbatasan dana kota serta minimnya dukungan pemerintah membuat pemulihan kota hanya mengandalkan donasi emigran, dermawan lokal, dan kerja sama masyarakat.

Wali kota juga menyoroti persoalan utama yang tengah dihadapi, yakni pengelolaan sampah dan kebutuhan sumber air bersih. Saat ini, kota hanya memiliki dua truk pengangkut sampah, sehingga harus bolak-balik hingga tujuh kali untuk membuang sampah ke lokasi terdekat. Selain itu, rencana pembangunan sumur artesis kedua masih tertunda karena keterbatasan dana untuk pengeboran dan pembelian pompa. Ia menegaskan dukungan UNIFIL sangat diharapkan untuk merealisasikan proyek-proyek tersebut.

Meski menghadapi banyak tantangan, Wali Kota Al Majadil tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap peran UNIFIL dalam menjaga stabilitas wilayah. Ia menyebut kehadiran pasukan perdamaian, telah menjadi bagian penting bagi komunitas Al Majadil. Pertemuan ditutup dengan suasana akrab, ketika wali kota mengundang tim UNIFIL untuk menikmati sarapan khas Lebanon bersama, menandai eratnya hubungan persahabatan dan semangat kerja sama yang terus terjalin.
