Rabat Talateen – Lebanon Selatan

Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat lokal di wilayah misi pasca Konflik bersenjata, Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-S UNIFIL menggelar kegiatan Project Inauguration untuk sistem penyaringan air (water filtration system) di Desa Rabat Talateen, Lebanon Selatan. Proyek ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kontribusi TNI dalam mendorong pembangunan infrastruktur kebutuhan dasar, khususnya kebutuhan air bersih layak minum bagi masyarakat.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dansatgas Yonmek XXIII-S Unifil ini mendapat sambutan luar biasa dan antusias oleh warga. Tercatat sekitar 100 orang lebih datang untuk menghadiri,  menyaksikan dan  berterimakasih serta langsung menggunakan  water Filtration tersebut. Kegiatan peresmian tersebut dilaksanakan secara resmi dan penuh khidmat. Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, aparat pemerintahan sipil setempat, tokoh masyarakat desa, tokoh agama seperti  imam, Mufti, perwakilan dari Civil Affairs serta personel Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL. 

Acara ini menjadi bukti bahwa semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial turut menjadi landasan kuat dalam pelaksanaan tugas prajurit TNI di bawah misi perdamaian PBB. Dalam sambutannya, Komandan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL, Kolonel Inf Raja Gunung Nasution, S.I.P., M.H.I., menegaskan bahwa,

“Atas nama Batalyon Indonesia, saya merasa sangat terhormat berada di sini bersama Anda semua hari ini untuk merayakan sesuatu yang sangat bermakna, yaitu peresmian Generator dan Sistem Penyaringan Air. Sebuah proyek yang mencerminkan komitmen kami yang berkelanjutan untuk mendukung masyarakat di Raabat Talateen.

Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an, dalam Surah Al-Anbiya ayat 30:
وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ
“Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup.”

Air bukan sekadar kebutuhan dasar. Air adalah fondasi kehidupan. Ia menghidupi keluarga kita, tanah kita, dan masa depan kita.” Donasi ini langsung terealisasi setelah 3 hari Dansatgas dan tim Cimic bertemu dengan Major, mempelajari serta meninjau lokasi tersebut.

Sistem penyaringan air yang diresmikan ini dirancang untuk menjamin ketersediaan air yang layak konsumsi bagi warga Desa Rabat Talateen. Dengan teknologi filtrasi ini, air yang sebelumnya tidak dapat digunakan untuk keperluan harian kini telah dapat diolah menjadi air bersih yang memenuhi standar kesehatan. Proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, serta menjadi salah satu solusi terhadap persoalan sanitasi yang kerap dihadapi masyarakat pedesaan di Lebanon Selatan.
Usai sambutan dan doa bersama, peresmian ditandai secara simbolis dengan pemotongan pita oleh Komandan Satgas dan kepala desa Rabat Talateen, disaksikan oleh seluruh tamu undangan dan warga desa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi sistem filtrasi air, sekaligus uji coba pengoperasian fasilitas tersebut.

Mayoritas warga mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan dari Kontingen Garuda. Kehadiran Satgas TNI dinilai telah membawa dampak positif dan luar biasa, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Proyek ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC) yang secara konsisten dilaksanakan oleh Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL selama bertugas di Lebanon. Melalui berbagai program sosial dan pembangunan, TNI berupaya terus mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama dengan masyarakat lokal.

Dengan terlaksananya peresmian Water Filtration System di Desa Rabat Talateen, Satgas TNI berharap dapat terus membangun kepercayaan serta memperkuat sinergi dalam menjaga perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan masyarakat di kawasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *