Uncategorized

SATGAS MARITIM TNI KONTINGEN GARUDA XXVIII-M/UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) KRI SULTAN ISKANDAR MUDA – 367 RESMI MENJADI PASUKAN PERDAMAIAN DI LEBANON.

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Sultan Iskandar Muda -367 (KRI SIM) membawa 119 prajurit TNI AL dan 1 Helikopter AS 565 MBe PANTHER dan telah resmi menggantikan tugas KRI Sultan Hasanuddin-366(KRI SHN) sebagai pasukan PBB untuk penjaga perdamaian di Beirut, Lebanon.(22/04/2021)

Penyerahan tugas dan tanggung jawab secara resmi (Transfer Of Authority/TOA) dilaksanakan pada 22 April 2021 di Dermaga  Beirut Port dengan inspektur upacara MTF Commander Rear Admiral Axel Heinz Gustav Schulz.

Upacara itu dihadiri sejumlah tamu undangan, termasuk Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Lebanon Hajriyanto Y. Thohari   dan para Komandan Satuan Tugas Kontingen Garuda serta tamu undangan dari staf UNIFIL dan KBRI Beirut.

KRI SHN resmi dilepas dari Beirut Lebanon pada tanggal 23 April 2021,KRI SHN melaksanakan Lintas Laut menuju Tanah Air.Kedua komandan KRI melaksanakan serah terima tugas, wewenang dan tanggung jawab selaku Dansatgas Maritim TNI Kontingen Garuda.

Dalam kesempatan itu, Komandan Satgas Letkol Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S. menekankan agar seluruh personel Satgas harus selalu mengutamakan Protokol kesehatan, keselamatan,keamanan dan kesiapan fisik untuk mendukung tugas pokok KRI SIM sebagai Satgas perdamaian di Lebanon.

Dalam sambutannya, Dubes RI Beirut Hajriyanto Y. Thohari juga menyampaikan ucapan selamat datang di Lebanon kepada KRI SIM-367. Menurutnya Indonesia merasa bangga dengan adanya Satgas MTF UNIFIL yang merupakan Duta Bangsa yang menjalankan amanah konstitusi RI yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia.

“Selamat bertugas dalam mengemban tugas negara dan tugas sebagai satgas MTF yang merupakan bagian dari Kontingen Garuda TNI di UNIFIL,” kata Hajriyanto.

Hajriyanto juga turut mendoakan agar misi para prajurit KRI SIM 367 berjalan aman dan lancar setahun mendatang dan tetap menjaga kesehatan di tengah pandemi covid 19 yang masih ada.

MTF Commander juga meyakini bahwa KRI SIM dapat menjalankan tugas dan kewajiban dengan baik sebagai penjaga perdamaian seperti KRI SHN dan mengapresiasi kepada pemerintah Indonesia melalui Duta Besar RI untuk Lebanon atas peran aktif menjaga perdamaian dunia khususnya MTF.

Kepada prajurit-prajurit KRI SHN , MTF Commander mengucapkan terima kasih kepada Seluruh Prajurit KRI SHN karena telah berhasil sukses melaksanakan tugas di Lebanon dan kepada KRI SIM , beliau mengucapkan selamat datang, selamat bertugas, tingkatkan kewaspadaan, jaga kedisiplinan serta tetap jaga protokol kesehatan dimasa Pandemik ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*